Kering sudah rasanya air mataku
Terlalu banyak sudah yang tertumpah
Menangis meratapi buruk nasibku
Nasib buruk seorang tunawisma
*)
Langit sebagai atap rumahku
dan bumi sebagai lantainya
Hidupku menyusuri jalan
Sisa orang yang aku makan
(ulangi dari *)
Jembatan menjadi tempat perlindungan
dari terik matahari dan hujan
Begitulah hidup yang aku jalani
Entah sampai kapan hidup begini
(ulangi dari awal)
Hmm…
No comments:
Post a Comment